√ Apa Itu Frozen Food? Berikut Penjelasannya

Frozen food atau makanan beku adalah makanan yang sengaja di bekukan yang berfungsi untuk mengawetkan makanan hingga siap untuk dimakan. Dimana sejak zaman dahulu nelayan, petani dan pemburu telah mengawetkan hasil buruan mereka atau tanaman mereka dengan berbagai tehnik pengawetan. Terkhusus untuk metode pembekuan sendiri lebih di gunakan oleh nelayan karena dengan alasan mereka berlayar berhari-hari sehingga ketika mereka sampai kedaratan hasil tangkapan mereka tetap segar. Selain itu pembekuan juga bisa memperlambat dekomposisi dengan mengubah kadar air yang tersisa menjadi es dan menghambat pertumbuhan sebagian besar bakteri.

Pada dasar nya tehnik pembekuan itu terbagi atas menjadi dua bagian yaitu secara mekanik dan kriogenik. Kinetika atau proses pembekuan sangat lah berperan penting dalam menentukan kualitas makanan yang di bekukan. Pembekuan yang cepat dapat membuat partikel air yang ada di dalam makanan dapat membentuk menjadi partikel es berukuran kecil atau mikro.Sedangkan pembekuan yang prosesnya lambat dapat membuat partikel air yang di dalam makanan menjadi partikel es yang besar sehingga dapat merusak bagian dalam makanan pembekuan kriogenik merupakan pembekuan tercepat karena menggunakan media nitrogen cair. Pada umumnya saat ini metode pembekuan makanan semakin berkembang dan menjadi lebih effisien, cepat dan murah.

Mengawetkan di dapur pada zaman sekarang ini sudah sangat mudah karena di dukungnya tekhnologi freezer atau kulkas. Biasanya ibu rumah tangga membekukan bahan pangan yang di belinya pada hari yang sama jika tidak langsung untuk dimakan.
Berdasarkan sebuah penelitian, masyarakat mengkonsumsi rata-rata makanan beku pertahun sebesar 71 makanan yang dimana semua makanan tersebut merupakan makanan pra masak. Lalu bagai mana kualitas dari makanan beku atau frozen food itu sendiri? Berapa lama makanan beku tersebut dapat bertahan? Dll.
Kualitas frozen food

Untuk kualitas makanan beku sendiri sangat lah bergantung kepada laju atau seberapa cepat proses pembekuan berjalan semakin cepat proses pembekuan terjadi maka kualiatas makanan semakin baik, nah sebaliknya jika proses pembekuan lambat maka kualitas pada makanan akan buruk. Intinya untuk kualitas makanan itu sangat lah bergantung kepada kecepatan proses pembekuan.

Pengawet yang di gunakan pada FROZEN FOOD

Sedang untuk makanan yang sudah di bekukan tidak membutuhkan atau sudah tidak perlu untuk di tambahkan lagi pengawet karena bakteri atau mikro organisme yang ada di dalam makanan sudah terhambat proses pertumbuhannya. Namun untuk pembekuan jangka Panjang pada temperature yang lebih rendah dari -9.5 °C makanan dapat di tambahkan dengan karboksimetilselulosa (CMC) yang berfungsi sebagai penstabil. Sedang untuk cmc sendiri tidak memiliki rasa, tidak memiliki bau, dan tidak merusak makanan.
Nutrisi

Sedang untuk nutrisi yang terkandung pada frozen food kurang lebih sama seperti produk makanan yang masih fresh pada umumnya. Untuk nutrisi yang terkandung pada makanan beku adalah sebagai berikut ini :

  • Vitamin C : pada umumnya banyak vitamin c lebih banyak hilang di bandingkan dengan vitamin lainnya, namun jumlahnya bervariasi tergantung dari jenis bahan pertanian dan proses pra-pembekuan yang di lakukan (blancing/non-blancing, dikalengkan atau tidak di kalengkan, dimasak atau tidak dimasak). Vitamin C juga merupakan vitamin yang mudah larut di dalam air sehingga ketika kandungan air yang ada didalam makanan akan mempengaruhi atas kondisi vitamin C
  • Vitamin B1 : kurang lebih sama seperti vitamin c yang mudah larut kedalam air sehingga kandungan air di dalam makanan merupakan penentu dari kondisi vitamin ini.
  • Vitamin B2 : suatu studi menunjukkan bah kehilangan vitamin ini pada sayuran yang di bekukan sebesar 10 % yang tidak terlalu berpengaruh terhadap kondisi makanan
  • Vitamin A : Jumlah kehilangan vitamin A lebih banyak biasanya di akibatkan dari proses pra pembekuan dibandingkan pada proses pembekuan itu sendiri . dan jumlah vitamin A yang menghilang atau larut dalam proses pra pembekuan biasanya akan kembali pada masa pembekuan.

Pengemasan

Pengemasan merupakan kunci utama dalam menjaga kefreshan dari produk frozen food ( makanan beku). Karena pengemasan makanan beku harus tahan dalam berbagai proses yaitu : pengisian, penyegelan, pembekuan kembali, pencairan, transportasi, pencairan dan pemasakan. Berbagai makanan beku umumnya di masak di dalam microwave, sehingga produsen atau pembuat makanan beku membuat kemasan yang mampu atau bisa langsung di gunakan kedalam microwave.

DHC adalah lapisan logam yang di design untuk menjadi kemasanan makanan yang aman untuk di gunakan. Selain itu dhc digunakan juga sebagai penghantar panas ke makanan.

Pengemasan aktif merupakan sebuah tekhnologi yang sedang di kembangkan. Tekhnologi ini secara aktif mendeteksi keberadaan bakteri dan spesies membahayakan lain lalu menetralkannya. Berbagai fungsi yang berguna di tanamkan kedalam pengemasan aktif yang sedang di teliti adalah

  • Anti mikroba
  • Pelahap oksigen
  • Peka microwave
  • Pengendalian kadar air, aktifitas air, laju transmisi uap air dsb
  • Penambah rasa
  • Pemberi aroma
  • Lapisan tembus oksigen
  • Penghasil oksigen
  • Validasi rangkaian dingin

Jika diatas merupakan penjelasan makanan beku secara gambling berikut ini beberapa tips dalam memilih makanan beku :

Cek kondisi kemasan frozen food

Mengecek atau melihat kondisi dari kemasan merupakan suatu kunci dalam memilih produk makanan beku yang masih baik dan fresh. Karena kondisi kemasan yang masih baik dan tertata rapi menandakan bahwa produk makanan beku tersebut masih baik.

Lihat susunan dari produk makanan beku

Mengecek kondisi atau melihat dari susunan produk makanan atau isi dari makanan beku merupakan kunci selanjut nya untuk kita mengetahui kondisi makanan beku tersebut. Apakah masih bagus atau seperti apa kondisinya, sedangkan untuk produk yang terlihat masih fresh dan bagus biasanya dia memiliki susuanan yang bagus dan rapih sesuai dengan press dari kemasannya. Sedangkan jika isi dari produk makanan beku tidak rapih atau sudah terpencar itu bertanda makanan tersebut kurang bagus atau terkendalah ketik proses pembuatannya. Pilihlah makanan beku yang dari segi pengemasan dan penataan yang baik.

Cek tanggal kadarluarsa

Pastikan ketika ingin membeli makanan beku atau frozen food lihat terlebih dahulu tanggal kadarluarsa. Hindari beli makanan beku yang sudah mendekati dari tanggal kadarluarsa.

Selain itu ada beberapa jenis produk makanan beku yang akan di review seperti :

  1. Ayam potong Beku
  2. Daging Beku
  3. Ikan Beku
  4. Bakso dan lain-lain

Ayam Potong Beku

Ayam potong beku

Merupakan ayam potong yang proses penyimpanannya memanfaatkan media es atau pendingin, yang berfungsi untuk membuat ayam menjadi tahan lebih lama. Selain itu gizi yang berada di dalam daging ayam pun tidak terbuang begitu saja.

Baca Juga : Kandungan gizi ayam untuk diet

Daging Beku

Daging beku

Merupakan daging yang proses penyimpanannya memanfaat kan media es atau pendingin yang berfungsi untuk membuat daging dalam proses penyimpanannya bisa lebih lama.

Ikan Beku

Ikan Beku

Merupakan ikan yang dalam proses dari penangkapannya hingga pengepackan sudah memanfaatkan media es atau lemari pendingin dalam proses penyimpanannya.

Baca Juga : Tips mengolah ikan beku

Tinggalkan komentar